Mengatasi Pesan “Memory Internal Storage is Getting Low” pada samsung android

Pada handphone berbasis android kadang kita menerima pesan “Memory Internal Storage is Getting Low”, pesan tersebut menandakan bahwa memory internal penuh/hampir penuh, memory internal yang hampir penuh akan berdampak buruk pada kinerja handphone contohnya handphone tidak dapat menerima sms, kinerja menjadi lambat dan lain lain.

salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi memory internal yang hampir penuh adalah dengan memindahkan/copy file dump dari internal memory ke SD Card, pada handphone samsung yang berbasis android dapat dilakukan dengan cara berikut :

– dial : *#9900#

-kemudian pilih “Copy to SD Card”.

kemudian periksa kembali memory internal handphone samsung android anda.

 

Reff :

http://www.lintasinformatika.com/2013/06/mengatasi-memori-internal-penuh-di.html

http://droidunj.blogspot.com/2012/07/tips-mengatasi-memori-internal-penuh-di_4475

 

Advertisements

Akses opensource.telkomspeedy.com dan website lainnya yang di block oleh ESET

  1. Masuk ke advanced setup eset, kemudian akan tampil halaman ESET seperti ini :
  2.  Kemudian pilih antivirus and antispyware->web access protection->http,https->address management.
  3. Pada combo box pilih List of addresses excluded from filtering, kemudian tekan tombol add kemudian muncul form inputan seperti berikut :
  4. Kemudian masukkan alamat website yang anda tidak ingin ESET melakukan filter, seperti berikut : *.telkomspeedy.com*, catatan : gunakan selalu tanda bintang di awal dan diakhir alamat website agar kita bisa mengakses halaman atau subdomain yang ada di website tersebut.
  5. Setelah itu tekan tombol OK, kemudian OK lagi. Kemudian akses website melalui browser seperti biasanya.

 

Membuat Trigger di MySQL

trigger adalah sebuah objek yang didefinisikan untuk mengaktifkan ketika sebuah tabel dimodifikasi. trigger yang tersedia untuk statement INSERT, UPDATE, dan DELETE. Contohnya, Kita dapat memeriksa nilai sebelum mereka dimasukkan ke dalam tabel, atau membuat log data atas apa yang kita lakukan pada sebuah tabel seperti insert,update,delete. trigger berguna untuk mengotomatisasi tindakan tindakan diatas sehingga kita tidak perlu ingat untuk melakukannya sendiri setiap kali kita memodifikasi tabel.

Sebelumnya, saya tidak pernah menggunakan trigger, tetapi karena pada aplikasi yang sedang saya kembangkan ada kasus yaitu saya harus menghapus record pada suatu tabel parent ketika  primary key tabel parent tersebut tidak lagi ada di tabel child.

Berikut adalah contoh trigger yang saya buat :

 

Create tabel parent (
            Idtabelparent int(11) auto_increment,
            Nama varchar(30),
            Primary key(`idtabelparent`)
);

Create tabel child (
            Idtabelchild int(11) auto_increment,
            Idtabelparent int(11),
            Nama varchar(30),
            Primary key(`idtabelparent`)
);

mysql>delimiter //
    ->create trigger del_rec_parent after delete on tabel_child
    -> for each row
    -> begin
    -> set @jml:=(select count(*) from tabel_child where idtabelparent like OLD.idtabelparent);
    -> if @jml < 1 then
    -> delete from family_folder where idtabelparent like OLD. idtabelparent;
    -> end if;
    -> end //

Dengan trigger diatas, ketika saya menghapus record tabel child terakhir yang berhubungan dengan suatu record parent, maka otomatis record parent itu pun terhapus.

MySql Adodb Transactional (Transaksi Database Mysql dengan Librari Adodb)

Database transaksional sangat berguna untuk membangun sebuah aplikasi yang berhubungan dengan transaksi, seperti pada bank atau aplikasi inventory, biasanya transaksi digunakan ketika kita mengirimkan lebih dari satu perintah SQL, yang perintah perintah itu saling berhubungan atau berupa satu kesatuan dengan begitu perintah perintah itu harus sukses dieksekusi semuanya atau tidak sama sekali.

Pada mysql, tipe tabel yang men-support untuk transaksi adalah innodb, kita harus men-setting agar innodb ini tersedia pada mysql karena pada defaultnya type innodb tidak tersedia, untuk mengkonfigurasi type innodb baca artikel saya sebelumnya disini.

Pada PHP, kita bisa menggunakan beberapa database library untuk penggunaan transaksi salah satu nya adalah ADOdb, pada ADOdb kita tidak bisa menggunakan extensi mysql, karena tidak mendukung transaksi, kita bisa menggantinya dengan mysqlt atau maxsql baca disini, berikut adalah contohnya.

<?php
    include('adodb.inc.php');
    $conn = &ADONewConnection('mysqlt');

    $conn->pconnect('localhost','root','','planet');
    $conn->StartTrans();
    $conn->Execute($sql);
    $conn->Execute($Sql2);
    $conn->CompleteTrans();  

?>

Pada contoh diatas, jika terjadi kegagalan pada proses eksekusi di $sql atau $sql1, maka seluruh perintah akan dibatalkan (rollback).

Konfigurasi Engine innoDB Mysql di xampp

InnoDB merupakan salah satu engine dari mysql yang support untuk proses transaksi, akan tetapi secara default di xampp, engine ini tidak diaktifkan. Berikut adalah cara cara untuk mengaktifkan engine innoDB.

Masuk ke folder xampp/mysql/bin anda.

Kemudian disana ada file my.cnf atau my saja, ingat: di windows file ini tidak bisa langsung anda buka dengan cara mengklik dua kali, atau pun dengan klik kanan, cara agar bisa membukannya adalah anda harus membuka text editor anda (contoh: notepad, notepad++, dreamweaver) kemudian drag n drop file my.cnf ke text editor anda.

Setelah itu, cari baris yang ada bagian ini :

# Comment the following if you are using InnoDB tables
skip-innodb
#innodb_data_home_dir = “C:/xampp/mysql/”
#innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend
#innodb_log_group_home_dir = “C:/xampp/mysql/”
#innodb_log_arch_dir = “C:/xampp/mysql/”
## You can set .._buffer_pool_size up to 50 – 80 %
## of RAM but beware of setting memory usage too high
#innodb_buffer_pool_size = 16M
#innodb_additional_mem_pool_size = 2M
## Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size
#innodb_log_file_size = 5M
#innodb_log_buffer_size = 8M
#innodb_flush_log_at_trx_commit = 1
#innodb_lock_wait_timeout = 50

Kemudian ubah baris itu menjadi

# Comment the following if you are using InnoDB tables
#skip-innodb
innodb_data_home_dir = “C:/xampp/mysql/”
innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend
innodb_log_group_home_dir = “C:/xampp/mysql/”
innodb_log_arch_dir = “C:/xampp/mysql/”
## You can set .._buffer_pool_size up to 50 – 80 %
## of RAM but beware of setting memory usage too high
innodb_buffer_pool_size = 16M
innodb_additional_mem_pool_size = 2M
## Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size
innodb_log_file_size = 5M
innodb_log_buffer_size = 8M
innodb_flush_log_at_trx_commit = 1
innodb_lock_wait_timeout = 50

Setelah selesai mengedit file tersebut, save dan tutup file my.cnf.

Kemudian restart xampp anda.

Untuk mengecek apakah xampp anda sudah support engine innodb, masuk ke phpmyadmin, kemudian pilih storage engine

 

Register file OCX di Windows 7

untuk register file OCX di windows xp mungkin kita sudah sangat mengerti dan mudah sekali, tinggal masuk ke command prompt kemudian ketikkan regsvr32 <path & filename of dll or ocx>, atau copykan dahulu file ocx tersebut ke windows/system32 kemudian registerkan dengan regsvr32 namafile.ocx.

akan tetapi, berbeda dengan windows xp, pada windows 7 untuk me-register file ocx kita harus masuk ke command prompt administrator, yaitu dengan cara, pada kotak pencarian di start menu, ketikkan cmd lalu tekan ctrl-shift-enter bersamaan kemudian kita telah masuk kedalam command prompt administrator, setelah itu kita bisa meregisterkan file ocx kita sesuai dengan cara pada windows xp.

Mengaktifkan Task Manager, Regedit dan Command Prompt

Task manager adalah utility dari windows yang sangat berguna terutama ketika program yang kita jalankan sedang not responding, tapi Kadang-kadang ketika komputer kita terserang virus task manager tidak bisa dijalankan karena di setting disabled oleh virus tersebut, untuk mengaktifkan kembali task manager kita bisa menggunakan REGEDIT.

  • Pilih start menu klik tombol Run dan ketikkan regedit, enter
  • kemudian cari HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentVersion\Policies\system
  • nah, disana terdapat DisableTaskMgr, klik 2 kali kemudian set value datanya menjadi 0.
  • bila masih belum bisa coba restart komputer anda, dan coba buka task manager.

tapi, bagaimana kalau bukan hanya task manager saja yang di disabled, registry pun di disabled, tidak perlu khawatir kita masih bisa menggunakan comand prompt.

  • Pilih start menu klik tombol Run dan ketikkan cmd, enter
  • ketikkan perintah ini reg queryHKCU\Software\Microsoft\Windows\Currentversion\policies\system.
    perintah ini untuk menampilkan daftar key dan value, lihat apa ada value DisableRegistryTools.
  • jika ada delete dengan perintah berikut reg delete HKCU\Software\Microsoft\Windows\Currentversion\policies\system /v DisableRegistryTools
  • bila masih belum bisa coba restart komputer, dan coba lagi buka regedit.

lalu bagaimana seandainya command prompt nya tidak bisa di akses.

  • Pilih start menu lagi klik tombol Run dan ketikkan gpedit.msc, enter
  • kemudian pilih user configuration->administrative template->system
  • klik 2 kali pada prevent access to command prompt
  • setelah itu pilih enabled, kemudain pilih ok.
  • kemudian coba lagi masuk ke command prompt

semoga ini bermanfaat.

Lucu Gak Yah???

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun membeli sebungkus besar deterjen di sebuah warung.

penjual : banyak sekali pakaian yang mau di cuci?
anak laki-laki : oh ini bukan untuk pakaian tapi untuk memandikan kucing saya
penjual : eh… deterjen ini berbahaya untuk kucing mu, bisa-bisa kucing mu mati.

tapi anak laki-laki tersebut tidak memperdulikan kata-kata penjual tersebut dan terus berlari setelah membayar harga deterjen tersebut.

setelah beberapa hari kemudian anak tersebut kembali ke warung tersebut.

penjual : bagaimana kucingmu?
anak laki-laki : mati!
penjual : kan udah saya bilang…!
anak laki-laki : tapi saya kira bukan deterjen itu yang membunuhnya.
penjual : terus siapa yang membununhnya?
anak laki-laki : mesin cuci…
anak laki-laki : mesin cucinya berputar terlalu kencang…!
penjual : !$#@%&*!!

Ketagihan

Udah beberapa minggu ini gak pernah buka-buka blog ini, bukan karena jarang ol, tapi akhir-akhir ini lagi ketagihan, ketagihan sama game online,  karena ketagihan ampe rela begadang tiap malam, pas giliran kerja ngantuk, kuliahpun juga jadi gak konsen padahal lagi UAS,  gila bener efek dari game online neeh, yah moga aja ini gak keterusan.

Tiga Cara Untuk Menghapus Data Pada Komputer Lama

Jika kita ingin mengganti komputer kita dengan komputer yang baru, kemungkinan ada empat pilihan yang akan terjadi pada komputer lama kita, dihancurkan, dijual, disumbangkan atau kita simpan saja, jika pilihan pertama mungkin kita tidak perlu pikir-pikir lagi, tinggal ambil palu kemudian hancurkan saja komputernya, tetapi jika kita ingin menjualnya atau menyumbangkannya ada baiknya kita pastikan dulu bahwa data-data penting kita yang ada di harddisk komputer tersebut benar-benar sudah tidak ada.
Nah, dari situs berita yang baru saja saya baca, saya mendapatkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memastikan data kita aman sebelum kita menjual atau menyumbangkan komputer kita :
1. Menggunakan DBAN (Darik’s Boot And Nuke), DBAN berfungsi “membersihkan” komputer. Semua konten dapat terhapus secara otomatis.

2. Cara yang kedua adalah dengan mengisi space yang ada di hardisk drive dengan file-file hingga penuh dan menindih file-file sebelumnya.

3. cara yang ketiga yaitu kita bisa juga mengambil semua data yang ada, mengkompresnya, mengamankannya menggunakan sandi yang kuat, kemudian memformat hardisk drive tersebut.

sumber : www.detikinet.com